Wako Janji Perbaiki Jalan Pematang Kacalo

Kadis PU Bungkam, Wako Sebut Jalan Kacalo Tak Pernah Dibahas

Berita, Sungai Penuh1167 Dilihat

SUNGAIPENUHDEPnews: Kondisi jalan Pematang Kacalo-Jembatan Dua Sungai Ning, kini memprihatinkan.  Kawasan yang dijadikan gelanggang Kota Sakti Enduro & Trail Adventure 2023 itu memang tak layak. Sulit ditempuh, terjal, menanjak dan licin. Poros sepanjang 3 Kilometer itu sudah saatnya diperbaiki dan dilakkan pengerasan.

Walikota Sungaipenuh Ahmadi Zubir dikonfirmasi mengaku baru mengetahui ada jalan yang menghubungkan Renah Kapulai-Pematang Kacalo tembus ke Jembatan Dua Sungai Ning. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sungaipenuh tidak pernah melapor tentang jalan Pematang Kacalo tersebut. “Maaf nian, saya tidak tahu ada jalan yang menghubungkan Pematang Kapulai menuju Pematang Kacalo dan bisa tembus ke Jembatan Dua. Saya tidak pernah dilaporkan itu,”

kata Walikota Sungaipenuh Ahmadi Zubir kepada Depatinews.

Jalan ini juga tidak pernah dibahas setiap ada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Harap dimaklumi, kata Wako jika diketahui ada jalan yang menghubungkan Pematang Kapulai ke Pematang Kacalo dan tembus ke Sungai Ning, tentu akan  menjadi perhatian serius.

Untuk itu Wako minta masyarakat, khususnya para peladang yang memanfaatkan jalan itu untuk bersabar. Nantinya, diusulkan dan dibahas untuk dilakukan perbaikan. “kita minta masyarakat bisa bersabar. Jalan Pematang Kacalo ini tetap jadi prioritas,” jelas Ahmadi.

Disinggung sarana trasnportasi jalan dikawasan Kecamatan Sungai Bungkal kurang mendapat perhatian, dibantah Wako. Sesuai dengan motto pemerintahan saat ini Maju Berkeadilan. “kami tetap akan melaksanakan pembangunan yang merata untuk Kota Sungaipenuh. “Tidak satupun wilayah atau kecamatan desa yang didiskriminasikan,” jelas Ahmadi.

Sementara Kepala Desa Sungai Ning Ahmad Kamil dikonfirmasi mengatakan, pihaknya setiap tahun rutin melaporkan kondisi jalan Pematang Kacalo tembus ke Jembatan Dua. Pihaknya berharap jalan yang merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Kecamatan Sungai Bungkal itu segera mendapat perhatian untuk diperbaiki.

Jalan yang mengubungkan Renah Kapulai, Pematang Kacalo dan Jembatan Dua medannya cukup ekstrim. Jalur terjal, menanjak dan licin. Jika dilakukan pengerasan, jalan ini bisa dilewati untuk memperlancar arus ekonomi khususnya hasil pertanian masyarakat.

Anehnya, setiap musrenbang usulan jalan tersebut tidak pernah masuk, apalagi dibahasa pada Musrenbang. “Kita terus mengusulkan untuk diperbaiki. Bingung juga dimana letak mandegnya usulan jalan ini,” kata Kades Sungai Ning kepada Depatinews.   

Kades melaporkan secara detail, setelah penyelenggaraan Kota Sakti Enduro & Trail Adventure 2023 pihaknya juga sudah melapor kondisi jalan Pematang Kacalo-Jembatan Dua dengan Camat Sungai Bungkal. Bersama kepala dusun Jembatan Dua sudah melakukan pemantauan langsung ke lokasi. Hasil pantauan,  memang kondisi jalan  kian parah dan perlu mendapat penanganan serius.

“Jika dibiarkan masyarakat petani di Pematang Kacalo, Pematang Alang dan Renah Kebetung akan mengalami kesulitan untuk mencapai lokasi perkebunan. Kita sudah lapor ke Camat untuk diteruskan kepada Walikota,” kata Ahmad Kamil.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sungaipenuh Khalik Munawar dihubungi via WA tidak menanggapi dan terkesan enggan berkomentar lebih jauh tentang kerusakan jalan di Pematang Kacalo. Berkali-kali dihubungi, bahkan diminta bantu melalui Sekda Kota Sungaipenuh Alpian, Kadis PU tetap bungkam. Pesan yang dikirim Depatinews tidak direspons.

Sepertinya terasa ada keanehan dari tidak pernah dibahasnya jalan Pematang Kacalo setiap musrenbang. Diamnya Kadis PU dicurigai. “Kita minta Pemkot tegas. DPRD juga jangan melempem. Pembangunan harus terarah, apalagi menyangkut hajat hidup orang banyak, ” kata Devanand Munir salah seoerang petani Pematang Kecalo.(dhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *