KONI Sungaipenuh Akui Transparan Penggunaan Anggaran

Khairi: Rp 4M Sudah Sesuai Mekanisme

Berita, Sungai Penuh1048 Dilihat

DEPATINEWS.COM – KONI Kota Sungaipenuh mengakui sudah transparan dalam penggunaan dana hibah KONI. Dana Rp 4 M sudah digunakan tepat sasaran untuk aktivitas rutin Sekretariat KONI dan kegiatan Porprov Jambi XXIII.

“Semua berjalan dengan baik. Pelaksanaan Porprov sukses dan raihan prestasi Kota Sungaipenuh meningkat dari Porprov sebelumnya, ” kata Plt Ketua KONI Kota Sungaipenuh Khairi didampingi Sekretaris Benni Zekmana dan Ketua Kontingen Porprov Kota Sungaipenuh Edri Penta pada Jumpa Pers, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Khairi, dari awal pelaksanaan hingga berakhirnya Porprov tidak ada masalah. Semua cabor dan atlet ditangani dengan baik. Tidak ada keluhan dan semua lancar.

Transportasi dan Akomodasi sudah memenuhi standar. Tidak berlebihan, kata Khairi akomodasi Kota Sungaipenuh lebih bagus dari kontingen daerah lain. “Karena kita ingin atlet kita tenang, nyaman dan mudah berkoordinasi, ” papar Khairi.

Hasilnya cukup bagus. Dengan persiapan yang singkat kontingen Porprov Kota Sungaipenuh menyumbang 112 mendali. Prestasi ini lebih baik dari tahun 2018. Dengan dana yang sama Rp 4 M, saat itu hanya memberangkatkan 20 cabor.

“Porprov 2023 kita mengirim 500 kontingen dengan raihan 112 medali. Kota Sungaipenuh menempati posisi 10,” jelas Khairi.

Dia perlu meluruskan simpang siur tentang penggunaan dana hibah KONI Rp 4 M. Kabar yang tak jelas menyebutkan terjadi penyimpangan. Makanya, kata Khairi perlu diluruskan.

Khairi memaparkan dari Rp 4M dana hibah. Rp 500 juta untuk anggaran rutin tahunan sekretariat dan Rp 3,5 M untuk Porprov dan sekitar Rp 200 juta untuk anggaran sepakbola Gubernur Cp Jambi yang digelar pada awal tahun 2023.

Dijelaskan, ada dua tahap proses pendistribusian dana kepada masing-masing cabor. Pertama tahap pembinaan seperti kegiatan TC dan tahap kedua keberangkatan untuk kegiatan Porprov.

‚ÄúPendistribusian langsung ke rekening masing masing cabor dan ada pendistribusian untuk pelaksanaan Gubernur Cup. Total Rp 3,5 M,” paparnya.

Petunjuk teknis (Juknis) dalam pengelolaan keuangan diserahkan kepada masing-masing cabor. Koni Kota Sungaipenuh saat ini hanya menunggu laporan juknis yang masih belum lengkap oleh cabor yang belum menyampaikan pelaporannya,” paparnya.

Makanya pihak KONI heran, pelaporan belum selesai sudah ada pihak yang menyimpulkan terjadi penyalahgunaan anggaran.

“Nanti kan ada audit penggunaan anggaran baik Inspektorat maupun BPK. Kita jangan mendahulukan pihak yang berwenang dan menyimpulkan sendiri. Negatif thinking bae, ” kata Khairi.

Sementara Edri Penta Ketua Tim Kontingen Porprov Kota Sungaipenuh menyampaikan terimakasih kepada atlet yang sudah berjuang pada Porprov lalu. “Prestasi yang dicapai sudah baik. Moga Porprov berikutnya prestasi kita meningkat dengan tetap rutin latihan, ” kata Edri Penta.(dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *