Viral Tiktok Aksi Ganti Plat Mobnas Dewan Kota Sungaipenuh

Yoshadi: Yo...! Mobil Kito

Berita, Sungai Penuh1575 Dilihat

SUNGAIPENUHDEPnews: Viral di Tiktok aksi gonta-ganti plat mobil dinas (mobnas) Pemerintah Kota (Pemkot) Sungaipenuh. Tiktok berdurasi 42 detik terekam saat mobnas BH 6 R tersebut mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Sarolangun.

          Tiktok yang diunggah cibukmonot tersebut langsung viral. Ribuan follower menyukainya dan memberi komentar yang beragam. Menariknya, rekaman video cuma 42 detik itu diisi dengan lagu Dayak Kalimantan Tengah yang hits berjudul Haranan Duit dan Jabatan.

          Rekamannya sepele, saat itu mobnas pejabat daerah tersebut usai mengisi BBM. Ditengah keramaian dan lalulalang orang. Saat itu terlihat sopir berkacamata beraksi membuka pintu bagasi dengan santai. Setelah dibuka, sopir mengenakan kacamata dan tampil trendi mencopot plat putih nopol BH 405 HD tersebut kemudian menggantinya dengan plat baru warna merah BH 6 R.

Menurut informasi mobil dinas yang terekam video tiktoker tersebut merupakan mobil operasional Wakil Ketua DPRD Kota Sungaipenuh. Staf DPRD Kota Sungaipenuh membenarkan, mobil Honda CRV warna hitam nopol BH 6 R merupakan kendaraan dinas operasional Wakil Ketua DPRD atas nama Yoshadi.

“Mobil dinas BH 6 R mobil operasional wakil ketua. Dulu digunakan Pak Satmar Lendan. Sejak sebulan terakhir mobil itu beralih tangan kepada Pak Yoshadi,” kata salah seorang staf sekretariat DPRD Kota Sungaipenuh.

          Pindah tangan yang dimaksud staf DPRD tersebut, karena posisi Wakil Ketua DPRD jatah Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut tidak lagi dijabat oleh Satmar Lendan. Setelah Pergantian Antar Waktu (PAW) posisi Satmar Lendan Dpt diganti oleh Yoshadi.

          Wakil Ketua DPRD Kota Sungaipenuh Yoshadi dihubungi DepatiNews.com via handphone tadi malam membenarkan bahwa mobil dinas yang viral di Tiktok tersebut mobil operasional dirinya sebagai Wakil Ketua Dewan.

          “Yo mobil dinas kito. Kebetulan saat itu dibawa sopir pulang ke Kerinci,” kata Yoshadi.

          Dijelaskan saat itu dirinya ada acara di Semarang (Jateng) mengikuti workshop Partai Amanat Nasional (PAN).  Saat ke Jambi dia diantar oleh sopir pribadinya menggunakan mobil dinas tersebut. Karena menunggu terlalu lama dan dirinya banyak kegiatan di Jakarta, dia menyarankan sopir tersebut kembali ke Kota Sungaipenuh.

          “Daripada menunggu terlalu lama, saya minta dia (sopir,red) kembali ke Sungaipenuh. Ya… yang terjadi di jalan diluar kontrol saya,” jelas Yoshadi.

          Terkait tiktok viral tersebut, Yoshadi mengaku banyak yang menghubungi dirinya. Karena tidak tahu persoalan, maka tidak ditanggapi. “Saya baru tahu sudah viral,” kata Yoshadi.

          Dijelaskan selama dibawah kontrol dirinya, tidak ada masalah. Kemanapun dia pergi tidak pernah mengganti plat mobil. Dirinya tetap menggunakan nopol Dinas BH 6 R. “Saya berharap masyarakat dapat memakluminya. Tidak ada niat saya untuk melakukan tindakan melanggar aturan,” jelas Yoshadi.(dev/dhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *